Senin, 09 Juli 2012

Semarang Venesia Van Java

Kota Semarang
Selamat datang di Kota Semarang! Sebagai bocah asli Semarang malu rasanya kalau gak ikut mempromosiin daerah sendiri. hehe.. Pada tahu kan Kota Semarang? Itu lho Ibukota Propinsi Jawa Tengah, jangan - jangan pada gak tahu kalo Semarang itu ibukota ya?? Soalnya kalu ada event - event besar di tipi - tipi sering dilewatin ( waduh - waduh , kota besar yang di anak tirikan :S ) biasanya event-event besar diadakan dari Jakarta - Bandung - Yogyakarta - langsung ke Surabaya ( Semarangnya  mana?? ). Walau acap kali Semarang dianggap kota yang begitu lambat perkembangannya dibandingkan dengan kota besar lainnya, kini ia mulai berbenah agar setara dengan kota metropolitan yang lain, dengan semboyan yang baru " Semarang Setara " siap menghadapi  tantangan di dunia internasional. Ingin tahu lebih lanjut soal Semarang?? Ikuti terus posting berikut ini ya...

Icon Semarang,
Tugu Muda dan Lawang Sewu
Yuk kita awali dari  perkembangan sejarah Kota Semarang, dulunya merupakan daerah setara dengan Kabupaten  dibawah kekuasaan Kesultanan Demak, dengan bupati yang pertama adalah Ki Ageng Pandan Arang I. Dulunya daerah ini adalah daerah yang subur, dimana ditumbuhi pohon asam yang letaknya jarang - jarang sehingga dinamai Semarang ( Asem Arang : Asem Jarang). Kemudian tanggal 2 Mei 1547, posisi bupati digantikan oleh Ki Ageng Pandan Arang II, putra dari Pandan Arang I yang telah wafat. Dan sejak saat itu dianggap sebagai hari lahir Kota Semarang. Ternyata Semarang menjadi pusat perdagangan yang strategis sejak saat itu, namun Semarang sempat diduduki oleh bangsa asing juga lho, pada awalanya adalah bangsa Portugis, kemudian berpindah tangan ke VOC Belanda, setelah itu dikuasai Jepang  dijadikan sebagai pusat militer, kemudian diambil alih oleh Inggris dan tentara sekutu, dan  akhirnya ketika kemerdekaan menjadi satu kesatuan dengan NKRI. Merdeka!!

Dari letak geografisnya Semarang terdiri dari beberapa bagian yaitu pesisir pantai, dataran rendah, perbukitan, dan dataran tinggi. Sungguh ternyata Semarang adalah daerah yang komplit menurut geografis karena mempunyai laut, pantai, daerah tambak, hutan bakau, pemukiman penduduk, perkebunan, perbukitan,  persawahan, dan yang lainnya. Dengan luas daerah  373.70 km atau 37.366.836 Ha, Semarang terdiri dari 16 Kecamatan dan 177 Kelurahan ( Wow ternyata besar juga ya). Dengan penduduknya yang sangat heterogen dan multi etnis, Semarang menjadi kota perdagangan yang tak dapat dipandang sebelah mata.  Dengan beberapa kali memperoleh penghargaan Adipura, Semarang mampu membuktikan kalau  memang siap bersaing dengan kota besar lain.

Selain terkenal dengan kota perdagangannya, Semarang juga terkenal dengan kota akulturasi budaya yang ciamik. Perpaduan dari budaya Jawa, China, Arab, Kolonial membuat Semarang kian menarik untuk dikunjungi. Walaupun begitu heterogen, kehidupan warga Semarang sangatlah damai dan rukun, jarang terjadi konflik horizontal. Banyak kebudayaan yang terlahir dari perbedaan antar budaya yang berpadu di Semarang, salah satunya tradisi budaya dugderan, kirap sam poo kong, perpaduan lagu lokal, dan berbagai bentuk ornamen - ornamen bangunan di Kota Semarang. Ini salah satu lagu yang melegenda dari dahulu hingga sekarang yaitu Lagu Gambang Semarang. Berikut ini versi bossanova nya :


Mengenai alat transportasi di Semarang jangan ditanya deh, dari darat, laut, udara ada semua. Terminal Bus di Semarang ada tiga yaitu Terminal Terboyo ( Semarang Timur), Terminal Mangkang (Semarang Barat), dan Terminal Banyumanik (Semarang Selatan). Untuk bandara cuma punya satu yaitu Bandara Internasional Ahmad Yani, walo keliatannya kecil sudah bertaraf internasional lho. hehe.. Pelabuhan Lautnya ada Pelabuhan Tanjung Mas. Untuk setasiun kereta api ada dua yaitu Stasiun Tawang ( Bisnis - Eksekutif) dan Stasiun Poncol ( Ekonomi). Tu kan lengkap alat transportasinya. Kalau trasportasi dalam kota ada bermcam - macam mulai dari bus umum, angkot ( daihatzu, orang Semarang menyebutnya, padahal kan itu merek mobil. hehe), becak, andong ( cuma ada di daerah Ksatrian, Jatingaleh), taksi, ojek dan yang paling baru transportasi BRT ( Trans Semarang) sepertinya Kota Semarang ikut latah dengan ngadain Trans2, yang kinerjanya sekarang dipertanyakan, tanya kenapa? tanya Pemkot aj. hehe...

Ini dia selanjutnya kenapa koq Semarang disebut juga Venesia Van Java. Sebenarnya gak seluruh bagian sudut kota semarang mirip dengan Venesia. Tapi hanya bagian Kota Lama saja yang design arsitekturny mirip dengan Venesia. Tapi ya jangan dibayangin kotanya di atas air, ada perahu gondola di sela - sela bangunan, jembatan - jembatan  yang bagus, tempat yang romantis seperti di kota asalnya Venesia. Kota Lama Semarang hampir mirip seperti itu karena jaman dulu terdapat Kali Semarang yang melintasi Kota Lama dengan sistem dam untuk mencegah rob dan banjir dari sungai. Jaman dulu ketika masih jaya-jayanya kawasan ini memang santer dikabarkan sebagai Venesia-nya Pulau Jawa wah keren ya..

Kota Lama, Samarang.


Venesia, Italy

2 komentar:

  1. apik Sat.....salam elektro konstentrasi IF 2008 Undip...... Elektro jaya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. salam elektro konsentrasi KI 2008 Undip..
      OK, elektro jaya..

      Hapus