Jumat, 06 Juli 2012

Line Follower Karya Anak Bangsa


Betapa bangganya ketika melihat perkembangan teknologi yang begitu pesat di dunia yang semakin modern ini. Apalagi peran serta mahasiswa dalam hal ini juga tidak dapat dipandang dengan sebelah mata. Namun sayangnya perkembangan teknologi  khususnya dibidang robotika dan otomasi masih didominasi negara-negara maju seperti Amerika, Jepang, China, dan beberapa Negara di Benua Eropa. Sesungguhnya negara-negara berkembang seperti Indonesia berpeluang besar ikut andil dalam perkembangan dunia teknologi. Indonesia selain memiliki SDA (Sumber Daya Alam) yang melimpah, juga mempunyai SDM (Sumber Daya Mahasiswa) yang hebat. Dimana mahasiswa pada tahun 1998 mampu menggulingkan pemerintahan yang korup dan memberikan sudut pandang yang berbeda bagi suatu negara. Sudah hampir tiga belas tahun sejak peristiwa itu terjadi, sekarang apa yang telah anda berikan untuk ibu pertiwi, semenjak anda menjadi mahasiswa atau setelah menjadi sarjana???


Pertanyaan di atas gak perlu dijawab ya, tenang aja gak akan keluar di ujian koq. Hehe.. Pertanyaan di atas cuma refleksi kita sebagai mahasiswa atau mantan mahasiswa ( maksudnya sarjana), sebenarnya apa sih yang bisa kita aplikasikan atau karya apa yang bisa kita buat setelah pembelajaran diperkuliahan. Dalam posting ini saya hanya akan memaparkan Robot Line Follower Karya Anak Bangsa (maksudnya karya saya bersama temen-temen) yang  diberi nama “ Brontosaurus_EWS_kus ”. Dimana pembuatan Robot LF dari pertengahan November hingga awal Desember 2010 ( dua minggu). Sebelum lebih jauh lagi, hanya informasi saja yang dimaksud dengan robot line follower adalah robot yang diprogram khusus untuk mengikuti garis ( garis dalam bentuk apapun) dengan berbagai macam spesifikasi dan bentuk robot yang berbeda-beda.
Line Follower Brontosaurus EWS 

Berikut adalah bagian-bagian Robot LF secara umum, dalam hal ini bisa dikurangi atau ditambah bagian-bagiannya :

1.     Chasing atau body robot
2.       Sistem Minimum
3.       Motor DC + Gear Box + Roda
4.       Driver Motor
5.       Sensor  + Multiplexer + Komparator
6.       Regulator + Supply tegangan
7.       LCD + Keypad + Pushbutton
8.       Dll

Wah banyak banget ya bagiannya???  Tapi gak juga koq, coba deh googling atau liat dilapak-lapak tetangga aja gan, banyak koq design-design LF yang sederhana dengan biaya yang murah pula ( gak mau kan bikin robot LF ampe puasa gak makan atau minum 7 hari 7 malam gara-gara uang habis bikin robot). Tapi ada koq bikin robot yang ciamik tapi budget minimum seperti yang telah saya lakukan dalam pembuatan Robot LF Brontosaurus_EWS_kus. Ini tips-tips yang bisa saya share ke temen-temen yang telah saya lakukan juga :

1.       Bentuk Tim
Kata orang tua dulu ‘banyak anak banyak rezeki’, lha ini banyak orang maka budget untuk beli-beli komponen robot semakin murah. 

2.       Rencanakan Pembelian Komponen
Hal ini perlu dilakukan agar komponen yang dibeli sesuai yang diharapkan dan tidak terbuang sia-sia.  Kalu memang butuh banyak sekalian dibeli saja apalagi kalau kolektif maka harga komponen semakin murah. Terus jangan lupa, belilah di toko langganan yang murah dan terpercaya ( ingat penjaga toko yang cantik tidak akan mempengaruhi kualitas barang yang anda beli. Hehe just kidding)

3.       Hati-hati dalam Perakitan
Sebaiknya dalam perakitan atau pembuatan robot harus berhati-hati agar tidak terjadi kesalahan dan juga perhatikan detail-detail yang ada, karena ada pepatah “ details make perfects”.

4.       Andalkan teman
Jurus pamungkas terakhir yang bisa dilakukan adalah minta tolong ke temen yang punya komponen atau bagian robot yang kita harapkan supaya meminjamkannya ke kita. Tapi resikonya robot kita gak akan bertahan lama, karena suatu saat komponennya akan diminta kembali. Sebaiknya jurus pamungkas ini jangan dilakuin, keluarkan jika sudah kepepet saja OK.

5.       Yang paling utama adalah berdo’a dan sayangi robot kita
Jangan lupa sebelum dan sesudah pembuatan robot diawali dengan do’a agar apa yang telah dilakukan bermanfaat dunia dan akhirat. Sayangi robot kita, karena nantinya banyak factor X, Y, Z yang akan mempengaruhi kerja robot LF.

Itulah beberapa tips yang bisa dilakuin, tapi ingat poin nomor lima jangan sampai terlewatkan ya.  Atas dasar itulah saya beserta tim memulai merencanakan dan merancang robot LF Brontosaurus yang akan digunakan untuk lomba Roborace 2010 di UNY. Nama Brontosaurus ini saya dapatkan atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa pada awal November 2010 lalu, ketika menghadiri lomba Galelobot 2010. Saat itu saya sempat berbicara dengan teman saya, “ seandainya besok saya ikut lomba, robot yang saya bikin akan saya beri nama Brontosaurus (red-hasil translate dari Bahasa Jawa)”.

Mengapa nama Brontosaurus??? Ya soalnya suka aja, gak ada alasan laen. Hehe.. Baby Brontosaurus bisa dikatakan lahir secara prematur ,  karena beberapa bagian robot merupakantransplantasi dari bagian robot tim lain (trimakasih ya atas pinjamannya. Haha).  Namun walau demikian saya tetap bangga dengan hasil robot yang telah tercapai, karena robot LF Brontosaurus masih orisinil bikinan karya anak bangsa sendiri. Dan semoga nanti Brontosaurus akan beranak-pinak menjadi generasi-generasi robot yang lebih baik lagi.

Ucapan terimakasih ditujukan kepada:

  1. Tim Robot Brontosaurus_EWS_kus  ( Ilham bayu, azizi); Galvatron_vs_EWS ( muhammad fadli nasution [l2f008065], reza dwi, fergy); Ceret_EWS (bambang, bayu gigih, ezu);  Voltorb@EWS (vega, huda, sucron); Salva.is.ews ( arsyad, didit, satria nc); Nano3@ews.bot ( oka, puguh, yonathan); D’mumu_Box ( fairuz, mumu, vian); Tim E-goldwinner ( esa,  fasiha, rezky)
  2. Mas Tbs & mas ian yang udah ngajarin + bantu coding
  3. Mas lilik yang udah bikin simulasi tracknya
  4. Mas Arip S, Iguh, Black yang rela berjuang hingga keYogya
  5. Kakak2 senior 07 yang sudah menghibur dengan berbagai macam permainan. Thanks kakak..
  6. Dan semua pihak yang tidak dapat disebutkan satu persatu

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar