Rabu, 28 November 2012

Bahasa Pemrograman pada PLC

OK setelah tahu sekilas tentang PLC pada artikel yang saya update sebelumnya, sekarang kita melangkah ke bagian bagaimana cara pemrograman PLC itu sendiri. Ternyata PLC tidak menggunakan bahasa sembarangan lho, apalagi bahasa tumbuh - tumbuhan. hehe.. Ternyata menurut International Electrotecnic Comminsion (IEC 611131 - 3) yang menjelaskan tentang standart penggunaan bahasa pemrograman untuk PLC yang terdiri dari dua macam bahasa pemrograman yaitu grafik dan tekstual. Dimana dijelaskan lebih detail lagi terdapat lima standart bahasa pemrograman, ingin tahu lebih lanjut kan? ikuti terus blog dibawah ini ya..
  • Ladder Diagram ( Diagram Tangga) , bahasa pemrograman ini berupa gambar grafik yang menyerupai bentuk tangga dimana terdapat dua garis pembatas kiri (input) dan kanan (output), terdapat garis penghubung antara garis kanan dan kiri membentuk garis seperti tangga. Di tiap garis bisa terdapat percabangan (anak tangga), pada baris bisa ditempatkan instruksi, saklar, atau kontaktor dan bisa disusun menjadi susunan Logika.
Contoh Ladder Diagram

  • Function Block Diagram ( FBD ), bahasa pemrograman ini menitikberatkan pada hubungan antara variabel input dan output berupa gambar blok - blok diagram. Dimana dalam blok - blok tersebut terdapat fungsi - fungsi tertentu.
Contoh Function Block Diagram
  • Structure Text (ST), termasuk high level language umumnya digunakan untuk beberapa prosedur yang kompleks  menggunakan bahasa yang baku untuk menyatakan  kondisi step yang berbeda. Bahasa yang digunakan mirip dengan bahasa pemrograman pada Pascal.
Contoh Structure Text (ST)

  • Instruction List (IL), low level language sangat efektif untuk aplikasi - aplikasi yang kecil dimana terdapat perintah - perintah yang sudah baku. Bisa menyajikan banyak input dan output.
Contoh Instruction List

  • Sequential Function Chart (SFC), bahasa pemrograman ini dibuat dengan sistem chart yang mempresentasikan tiap step ke dalam hubungan - hubungan transisi. Di dalam chart terdapat urutan langkah - langkah, transisi, dan percabangan.
Contoh  Sequential Function Chart


Dari beberapa bahasa pemrograman PLC di atas, yang sering saya gunakan adalah Ladder Diagram. Selain mudah dipahami penggunaan Ladder Diagram juga mudah dipelajari. Penggunaannya dengan simbol - simbol menyerupai anak tangga mempermudah user dalam menyusun program.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar