Rabu, 18 Desember 2013

Perlengkapan Mendaki Gunung dan Berkemah Bagi Pemula

Camping bareng lebih enak
Ok dikesempatan kali ini saya ingin berbagi pengalaman soal pendakian dan berkemah pagi para pemula seperti saya. Berhubung saya juga masih pemula, tulisan kali ini selain dari pengalaman pribadi juga dari berbagai sharing pengalaman dengan temen - temen dan petuah dari mbah google. Gak pengenkan pas lagi pendakian pertamax mendapatkan pengalaman yang tidak menyenangkan berhubungan dengan perlengkapan yang dibawa?? atau menyesal ternyata alat - alat yang dibawa ternyata sama sekali tidak dibutuhkan sehingga menembah beban hidup kita. Hehe. Sebenernya perlengkapan yang dibawa sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor yang saya simpulkan sendiri sebagai berikut :
  • Jumlah pendaki ( bisa sendiri atau rombongan )
  • Tempat yang dituju (kondisi alam, ketinggian tempat, cuaca, iklim, dsb)
  • Waktu ( kapan waktu berangkat, waktu tempuh, lama berkemah, dsb)
  • Keterjangkauan ( akses jalan, jarak, rute yang dilewati, dsb)
  • Pengalaman pendaki ( pemula hingga pro)
Sudah tahukan faktor yang mempengaruhi, karena itulah jenis dan jumlah perlengkapan yang dibawa sangatlah fleksibel tergantung kebutuhan disesuaikan dengan kemampuan dan pengalaman. Namun ada beberapa perlengkapan yang harus disiapkan untuk pendakian dan berkemah tingkat pemula dengan tempat yang wajar bagi pemula. Ini dia perlengkapan yang harus dibawa ikuti terus ya.


Pakaian 

  • Baju ( Gunakan yang mudah menyerap keringat, ringan, dan sejuk saat digunakan)
  • Celana Panjang atau 3/4 ( Gunakan bahan yang tidak mudah robek dan ringan)
  • Jaket ( Gunakan yang bisa menahan dingin)
  • Alas kaki ( Sepatu atau sandal gunung yang nyaman dan tidak mudah selip)

Aksesoris

  • Topi ( Melindungi dari sengatan sinar matahari )
  • Slayer ( Melindungi kepala dari sengatan matahari dan penutup hidung )
  • Sarung Tangan dan Kaos Kaki ( melindungi anda dari kedinginan)
  • Jam Tangan ( mengetahui waktu, gunakan jam yang tahan banting dan water resistance)
  • Kacamata anti silau ( untuk bergaya juga menghindari silau sinar matahari) 

Alat Penerangan

  • Lampu Senter ( pastikan lampu cukup terang untuk digunakan)
  • Head Lamp ( Lampu yang bisa diikatkan di kepala atau topi )
  • Lampu Badai atau sejenisnya ( namun gunakan lampu penerangan yang ringkas dan mudah dibawa)

Alat Makan dan Memasak

  • Kompor ( Kompor Lapangan, Kompor Parafin, Kompor Spirtus, dll)
  • Korek Api Gas ( Gunakan kwalitas bagus yang tahan daerah dingin )
  • Bahan Bakar ( Gunakan secukupnya seperti tabung gas kompor lapangan, parafin, spirtus, dll)
  • Nesting ( panci lapangan biasanya terdiri dari beberapa bagian)
  • Sendok, gelas, dan piring ( gunakan bahan yang ringan dan tidak mudah rusak )
Kompor Parafin

Perlengkapan Bermalam

  • Tas Punggung atau Tas carrier ( gunakan yang kuat dan ergonomis, usahakan ukuran lebih dari 45 L)
  • Tenda Doom ( ukuran disesuaikan dengan jumlah rombongan)
  • Sleeping bag (kantong tidur, carilah yang hangat dengan ukuran yang lebih ringkas)
  • Matras (digunakan untuk alas tidur)
  • Jas Hujan (usahakan bentuk ponco atau kelelawar, selain dapat digunakan saat hujan bisa juga digunakan untuk alas duduk)
Contoh Alat Berkemah (wikipedia)

Bahan Makanan

  • Makanan Utama (Mie instan, sosis, kornet, sarden, roti, dll)
  • Makanan Ringan ( coklat, permen, gula jawa, jajanan, dll)
  • Minuman ( Air putih kemasan min 1.5 liter, kopi, teh, gula, atau minuman kemasan lainnya)

Alat Tambahan

  • Alat Ibadah
  • Obat - obatan pribadi
  • Alat telekomunikasi 
  • Tisu basah atau kering
  • Kantong Plastik ( Untuk menyimpan sampah, minimal sampah yang kita bawa sendiri)
  • Kamera ( Mengabadikan perjalanan kita)
  • Tas Pinggang ( Untuk menyyimpan barang - barang yang kecil atau yang sering digunakan)


4 komentar:

  1. Balasan
    1. @anisa

      terimakasih anisa semoga membantu :)

      Hapus
  2. jangan lupa perlengkapan mendaki gunung dipersiapkan secara matang :) Selamat mendaki :D

    BalasHapus
  3. Perlengkapan mendaki gunung harus dipersiapkan secara matang agar pendakian tidak terganggu, selamat mendaki :)

    BalasHapus